Polisi Bersama Tim SAR Evakuasi Warga Masuk Sumur di Pengadegan Purbalingga

Polisi dari Polsek Pengadegan Polres Purbalinga bersama dengan tim SAR Purbalingga melakukan evakuasi warga yang masuk ke dalam sumur di Desa Pasunggingan, Kecamatan Pengadegan Purbalingga, Selasa (17/12/2019). Korban berhasil dievakuasi namun dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Kapolsek Pengadegan AKP Riyatnadi menjelaskan korban meninggal dunia akibat terjun ke dalam sumur yaitu Kismo (38) warga Desa Pasunggingan RT 30 RW 12. Peristiwa warga masuk sumur terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Dari keterangan ibu korban yang bernama Resmi, sebelum kejadian ia sedang membuat kopi di dapur tiba-tiba melihat anaknya lari ke arah sumur. Ibu korban kemudian menyusul dan melihat anaknya hendak menceburkan diri ke sumur.

“Ibunya sempat memegangi tangan sambil berteriak meminta tolong. Namun karena tidak kuat akhirnya anaknya masuk dalam sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter,” kata kapolsek.

Warga setempat yang berdatangan kemudian mencoba menolong korban. Karena minimnya peralatan dan dalamnya sumur warga tidak berhasil melakukan evakuasi. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Kapolsek menambahkan, adanya laporan kejadian pihaknya kemudian mendatangi lokasi. Kemudian bersama dengan Tim SAR Kabupaten Purbalingga mengevakuasi korban dari dalam sumur. Evakuasi menggunakan alat yang dibawa tim SAR.

“Korban akhirnya berhasil dievakuasi namun kondisinya sudah meninggal dunia. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan jenazah korban oleh Inafis Polres PurbaIingga dan tim medis dari Puskesmas Pengadegan,” kata kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam di sumur. Tidak ditemukan tanda kekerasan fisik atau penganiayaan. Setelah dilakukan pemeriksaan jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Tidak diketahui secara pasti penyebab korban menceburkan diri ke sumur. Namun dari keterangan keluarganya korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sebelumnya juga pernah melakukan aksi yang sama namun berhasil diselamatkan,” pungkas kapolsek.

(Humas Polres Purbalingga)