Bhayangkari Purbalingga Terima Arahan dan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Bhayangkari Cabang Purbalingga menggelar acara tatap muka dengan pembina dan pertemuan rutin bulanan. Kegiatan dilaksanakan di Aula Loka Anindhita Mapolres Purbalingga, Sabtu (15/2/2020).

Dalam acara, dilakukan pengarahan oleh Kapolres Purbalingga AKBP Muchammad Syafi Maulla, SIK, MH. selaku pembina. Isi arahan diantaranya agar Bhayangkari selaku istri dari anggota Polri agar tidak melanggar aturan.

Disampaikan Kapolres, di wilayah lain ditemukan adanya Bhayangkari berkomentar negatif di media sosial. Hal itu mendapat respon negatif dari berbagai pihak. Tindakan negatif tersebut bisa berpengaruh terhadap karir suaminya.

“Oleh sebab itu, Bhayangkari harus berhati-hati dan bijak dalam bermedia sosial. Daripada bermain medsos yang bisa berdampak negatif lebih baik fokus pada kewajiban sebagai istri dalam membina rumah tangga,” ucapnya.

Kapolres juga berpesan agar Bhayangkari tidak bergaya hidup hedonis yang dapat menimbulkan kecemburuan. Hal itu juga dapat berdampak negatif pada institusi Polri. “Tunjukan kepada masyarakat kesederhanaan hidup kita sehingga masyarakat bersimpati kepada kita bukan sebaliknya,” ucapnya.

Selain arahan dari Kapolres Purbalingga, Bhayangkari juga mendapat sosialisasi tentang Bahaya Narkoba. Sosialisasi diberikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Katua BNN Purbalingga Sudirman, S.Ag., M.Si. Dalam kesempatan itu, disampaikan tentang dampak buruk narkoba. Dijelaskan juga selain berdampak buruk bagi kesehatan, penggunaan narkoba juga bisa berdampak bagi keharmonisan rumah tangga.

“Oleh sebab itu, mari bentengi diri dan keluarga dari penyalahgunaan narkoba. Sehingga tidak mengalami dampak buruk dari narkoba,” ucapnya.

Dalam sosialisasi diputarkan juga video tentang penyalahgunaan narkoba. Video ditayangkan sebagai gambaran perilaku menyimpang dan efek negatif dari penyalahgunaan narkoba yang harus dihindari.
(Humas Polres Purbalingga)